PENGGUNAAN FACEBOOK SEBAGAI CARA UNTUK MENDAPATKAN DUKUNGAN SOSIAL
Saat ini, tidak dapat
kita pungkiri bahwa kehadiran situs web jejaring sosial telah
mengalihkan perhatian banyak orang. Keterkaitan dengan situs
jejaring sosial saat
ini menjadi kebutuhan primer sehari-hari hampir sebagian besar masyarakat
Indonesia. Setiap hari tak jarang dari mereka
akan selalu menyempatkan diri untuk sekedar bermain-main dalam dunia maya
teresebut. Salah satu fitur dalam situs jejaring sosial adalah Facebook. Facebook
sendiri telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dalam menjalankan
kesehariannya. Dari sekedar mencari teman , berkomunikasi, hingga urusan bisnis
kini dapat dilakukan hanya dengan menggunakan facebook. Sangat simple dan
praktis.
Kita sebagai manusia
sosial tidak akan pernah bisa hidup tanpa adanya komunikasi. Keadaan saling
membutuhkan antara satu sama lain adalah sebuah keharusan kita sebagai makhluk
sosial. Sebagai manusia tak ayal kita akan selalu berusaha untuk menciptakan
sebuah interaksi yang baik dalam berkomunikasi. Kemampuan berinteraksi kita
akan tergantung pada cara seperti apa yang kita pilih dalam membentuk
komunikasi kita dengan orang lain. Perbedaan budaya, perbedaan etnis, cara
pandang, serta perbedaan letak geografis, tak akan menyulutkan keinginan kita sebagai
manusia untuk termotivasi agar tetap berinteraksi.
Teknologi yang kian hari semakin berkembang kini memungkinkan untuk
menghilangkan batas-batas cultural yang ada karena kemampuan teknologi yang
begitu hebat yang dapat menciptakan penyajian informasi yang begitu mudah dan
berkualitas. Awal mula dari teknologi ini adalah internet, dimana internet
adalah sebuah sarana komunikasi yang tidak terbatas oleh jarak dan ruang. Berkembangnya teknologi
internet, melahirkan sebuah subteknologi yang disebut dengan e-mail yang juga merupakan
teknologi komunikasi yang secara implisit dirasa cukup dan mampu
untuk merubah dan kemudian membentuk cara baru
untuk saling berinteraksi dan berintegrasi. Dan hal yang paling menarik
dari berbagai kemampuan teknologi yang ada adalah terciptanya suatu fenomena yang
cukup representatif, yaitu situs jejaring sosial (Social Networking
Website). Situs jejaring sosial, menghadirkan
kemudahan bagi kita yang memungkinkan kita dapat membentuk sebuah interaksi
yang berkualitas. Dimulai dengan kita bisa membuat account sebagai tanda
bahwa kita akan mendaftarkan diri dalam anggota situs tersebut, kemudian kita
dapat mencari teman sebanyak mungkin sehingga dengan begitu setiap individu
akan dapat mengeksplor dirinya pada public. Keterbukaan setiap individu agar
dapat mengimplementasikan diri dalam situs jejaring sosial dapat dimulai dengan
menampilkan foto diri dan informasi jati diri yang dirasa perlu diketahui orang
lain. Dengan hanya bermodal “mouse dan klik “ kita sudah dapat mendapatkan
informasi yang detail mengenai orang lain baik dari identitas hingga hal-hal
yang lebih pribadi lainnya.
Dengan begitu jelaslah
bahwa berbagai hal tersebut akan memungkinkan lahirnya interaksi yang saling
terkait antara satu individu dengan individu lain. Selain dapat mengetahui
informasi dari suatu pihak, individu juga dimungkinkan untuk ikut serta atau
bahkan membuat sendiri sebuah komunitas yang sesuai dengan minat dari individu
tersebut. Kemampuannya yang begitu kompleks tersebut sering dimanfaatkan oleh
berbagai pihak dengan harapan agar dapat menambah reputasi dan relasi
sebanyak-banyaknya. Salah satu situs jejaring sosial adalah facebook. Seperti
halnya jejaring sosial lainnya facebook dapat membantu kita menemukan orang atau teman yang sudah lama
tidak bertemu bahkan putus komunikasi seperti teman-teman semasa sekolah ataupun dengan rekan kerja kita. Facebook adalah situs social yang menggunakan
teknologi yang lebih canggih dari Friendster. Facebook diluncurkan pertama kali
pada tanggal 4 Februari 2006 oleh seorang mahasiswa Harvard University, Mark
Zuckerberg. Nama Facebook sendiri diinspirasi oleh Zuckerberg dari sebuah
istilah di kalangan kampus seantero AS untuk saling mengenal antar sesama
civitas akademiknya. Awalnya para penggunanya hanya dikhususkan bagi para
mahasiswa di kampus Harvard University. Lalu kemudian diperluas ke sejumlah
kampus di wilayah Boston (Boston College, Boston University, Northeastern
University, Tufts University) dan kampus-kampus lainnya seperti Rochester,
Stanford, NYU, Northwestern, and Ivy League. Menyusul kemudian sejumlah kampus
lain di AS. Akhirnya, penggunanya lebih diperluas lagi ke sejumlah kampus lain
di seluruh dunia. Tanggal 11 September 2006, Facebook membuat satu langkah penting
dengan mengizinkan aksesnya ke seluruh netter yang mempunyai alamat email
valid, namun, dengan pembatasan usia. Pengguna Facebook kini dapat bebas
bergabung ke banyak jaringan yang diatur berdasarkan kota, lokasi kerja,
sekolah maupun negara. Jaringan-jaringan ini kemudian akan menghubungkan para
anggotanya. Sesama pengguna dapat berhubungan dengan teman-temannya dan bisa
saling melihat isi profil pribadi. Para pengguna bebas membuat profilnya
masing-masing yang di dalamnya bisa berisi foto dan info-info pribadi lainnya.
Selain itu dapat juga saling mengirim pesan, bergabung dengan sebuah grup atau
lebih. Secara default, Facebook mengatur profil pengguna hanya bisa
diakses oleh sesama pengguna yang telah berteman. Namun pengaturan ini bisa
nanti dirubah jika diinginkan. Facebook memiliki sejumlah fitur interaksi antar
sesama pengguna yang di antaranya adalah fitur ‘Wall/Dinding’, ruang tempat
sesama pengguna mengirimkan pesan-pesan terbuka, ‘Poke/Colek’, sarana untuk
saling mencolek secara virtual, ‘Photos/Foto’ ruang untuk memasang foto, dan
‘Status’ yang menampilkan kondisi/ide terkini pengguna. Mulai Juli 2007,
Facebook mengizinkan pengguna untuk mengirim berbagai lampiran (tautan,
aplikasi, dsb) langsung ke Wall/Dinding, di mana sebelumnya yang diizinkan
hanya teks saja.
Seiring perjalanan
waktu, Facebook menambahkan beberapa fitur baru ke dalam situsnya. Pada
September 2006, Facebook mengumumkan peluncuran News Feed/Rangkaian Kabar
Berita yang berisi kilasan informasi dari masing-masing pengguna. Mulanya fitur
ini bersifat terbuka dan bisa dilihat oleh siapa saja. Namun setelah mendapat
keluhan dari beberapa pengguna, pihak Facebook merubah pengaturan fitur ini
sehingga kini pengguna dapat mengatur mana yang bisa ditampilkan di News
Feed/Rangkaian Kabar Berita dan mana yang tidak. Pengguna facebook merupakan
masyarakat luas yang ingin menambah teman pada akun mereka. Namun saat ini
pengguna Facebook, tidak hanya ingin untuk mencari teman saja, namun untuk
mencari keuntungan juga. Kita lihat saja, sekarang ini jika kita membuka wall
di akun facebook kita, maka dapat kita lihat sebelah kanan dan kiri layar
terdapat banyak sekali iklan yang menawarkan berbagai macam produk. Facebook
yang semula hanya sebagai situs social yang berguna untuk memudahkan berkomunikasi,
Nampak sekarang telah menyimpang sebagai situs komersial. Karena iklan-iklan
yang masuk di dalamnya itu semakin banyak sekali. Namun akhir-akhir ini yang
sedang marak diperbincangkan adalah akun di Facebook yang menyangkut tentang
dukungan social. Misalnya seperti akun Koin Cinta Bilqis, Gerakan 1juta
Facebooker Dukung Chandra Hamzah dan Bibit Samad Riyanto, Dukung Tamnas Komodo
sebagai 7 Keajaiban Dunia, dll. Halnya ini tentunya wajar mengingat pengguna
Facebook adalah ratusan juta orang diluar sana. Melalui situs social ini mereka
mencari simpati masyarakat untuk mendukung apa yang ingin mereka sampaikan.
Dukungan tersebut biasanya berbentuk akun group pada facebook, jadi setiap
orang dapat memberikan komentar atau dukungannya dengan bebas.
Sehingga jelas terbukti
bahwa dengan adanya facebook kita dapat berkomunikasi lebih efektif. Selain itu
dengan
Facebook kita bisa memanfaatkannya sebagai lahan kita
dalam bidang bisnis
terutama dalam hal advertising (iklan),dengan banyaknya
kita menarik
relasi dalam pertemanan di situs jejaring ini membuat penawaran bisnis
terkadang menjadi lebih mudah karena dikunjungi oleh berjuta orang di dunia
setiap harinya. Bukan hanya iklan yang menawarkan barang atau jasa saja yang
mendapat banyak attensions dari pengguna situs,
namun pengiklanan seseorang seperti calon pemimpin daerah, calon anggota dewan,
bahkan calon presiden juga melalukan kampanye
diri melalui
situs jejaring sosial. Juga aktivitas-aktivitas sosial seperti program Koin
Untuk Prita dan Koin Cinta Bilqis. Pemerhati kasus-kasus kemanusiaan tersebut
memanfaatkan situs jejaring sosial untuk mendapatkan dukungan
sebanyak-banyaknya.
Dilihat dari bebagai
sudut teknologi
pertemanan Facebook ini, ternyata ada beberapa opnum tertentu yang sengaja melakukan perbuatan negative yang pada dasarnya tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh diri mereka sendiri. Facebook tak
jarang digunakan untuk
melakukan transaksi narkoba, portitusi, pencemaran nama baik, pemasangan foto yang kurang pantas hingga adapula ajang jual beli para
gadis seperti akhir-akhir ini. Ada juga para remaja yang masih duduk di bangku sekolah
terkadang membolos saat sedang aktifitas belajar-mengajar di sekolah. Malah
mereka membolos dan sedang berada di warnet ber-Facebook ria dengan teman di
Facebook-nya. Jika hal-hal tersebut tidak segera mendapat perhatian
dan tidak diatasi secepat mungkin jelas akan menghasilkan dampak buruk yang
mungkin akan berimbas pada stabilitas masyarakat secara keseluruhan. Jelaslah akan banyak masyarakat yang terjerumus dalam berbagai sisi
negative yang berujung pada hancurnya moral bangsa.
Sehingga dengan begitu
menurut
pendapat kami dengan adanya penggunaan facebook sebagai cara untuk
mendapatkan dukungan social memang dirasa cukup
signifikan karena memang proporsi dan intensitas masyarakat mengakses situs ini
cukup besar sehingga memungkinkan mereka memberikan sebagian besar waktu dan
perhatian mereka untuk berkorelasi dengan berbagai orang dan komunitas terkait.
Melalui
Facebook otomatis berita yang ingin disampaikan dapat tersebar dengan luas dan
tentunya mendapat perhatian dari public. Respon dari masyarakat yang melihatnya
tentunya menjadi semangat tersendiri bagi kelompok-kelompok yang membutuhkan
dukungan tersebut. Mencari dukungan lewat facebook memang sangat
berpengaruh, karena facebook merupakan suatu hal yang digunakan oleh banyak
orang, dan tidak sedikit yang memberi dukungan di facebook untuk suatu
kepentingan tertentu. Pencarian dukungan melalui facebook ini
cenderung sangat efisien bila di bandingakan dengan cara lain, misalnya
kampanye atau demo. Selain efisien biaya, dukungan lewat facebook juga sangat
efisien dengan waktu, karena dengan facebook kita dengan cepat menyebarkan apa
yang menjadi tujuan kita untuk mendapat dukungan.
Semua orang
terhipnotis dengan berbagai kemudahan dari berbagai situs
sosial ini. Dari anak sekolah
dasar hingga elit politik pun selalu menggunakan internet untuk media mereka,
untuk menciptakan popularitas hingga meminta dukungan.
Kelebihannya juga
dijadikan sebagai media untuk berdiskusi ataupun belajar tanpa
mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi ,ideologi atau faktor
faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. Sehingga masyarakat
dunia dapat bebas, dan tanpa adanya hambatan apapun. Namun dalam hal ini tetap memiliki
kode-kode etik yang tidak boleh dilanggar. Dukungan
yang diberikan oleh masyarakat terhadap seorang aktor dan sebuah komunitas
dipengaruhi oleh kemampuan mereka untuk menunjukkan citra diri yang baik yang
memang sesuai dengan keinginan dari masyarakat secara menyeluruh. Meskipun banyak juga
facebook disalah gunakan oleh orang- orang yang tidak bertanggung jawab.
Oleh karena itu kita
harus lebih berhati- hati dan selektif dalam interaksi
kita dalam
facebook sehingga tidak membuat diri kita terjerumus pada
hal-hal yang berdampak negative. Segala sesuatu pasti
mempunyai nilai baik dan nilai buruknya, begitupun dengan social networking
yang kini tengah mewabah di negeri ini. Tergantung bagaimana kita menyikapinya.
Terlepas dari semua itu, jika anda masih pecinta Facebook, aturlah sehingga
Facebook tidak menjadi muka diri Anda. Manfaatkanlah facebook sebaik-baiknya.
Tidak ada manusia yang sempurna jika kita melakukan kesalahan atau sombong
secara tidak sadar di Facebook, alangkah lebih manusia jika kita memanfaatkan
Facebook untuk saling menghibur, saling berkomunikasi yang lebih baik. Banyak
diantara kita yang rajin menuliskan slogan-slogan atau motto bahkan ada juga
yang berdakwah dan sharing informasi bermanfaat, atau ada yang bertanya untuk
dijawab. Sepertinya akan lebih bermanfaat.
sumber :
http://27victory.wordpress.com/2009/05/19/fenomena-social-networking/,
http://gammanet.byethost6.com/, http://iqbalc.site40.net/,
http://www.itoftiar.co.cc/,
http://dyahsilvany.wordpress.com/2010/05/29/fenomena-facebook-sebagai-sarana-untuk-mendapatkan-dukungan-sosial/
http://teknologipendukungkomunikasi.blogspot.com/2010/05/penggunaan-facebook-sebagai-cara.html
http://m.jagatreview.com/2011/02/ketika-situs-jejaring-sosial-menggerakkan-dunia/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar