Senin, 16 April 2012

sisi negatif dan positif penggunaan handphone

Perkembangan Teknologi Komunikasi
“Dampak Penggunaan Telepon Seluler Baik dari Sisi Positif Maupun Sisi Negatif”








Kelompok :
Nadzifatirrizka (153100123)
Andi Masriati (15310012  )
Rizky Amalia Prasasti I (153100138)
Baront Augustom V (153100157)

Telepon seluler (ponsel) atau telepon genggam (telgam) atau handphone (HP) atau disebut pula adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).

Sejarah Telepon Genggam /Handphone
            Penemu sistem telepon genggam yang pertama adalah Martin Cooper, seorang karyawan Motorola pada tanggal 03 April 1973, walaupun banyak disebut-sebut penemu telepon genggam adalah sebuah tim dari salah satu divisi Motorola (divisi tempat Cooper bekerja) dengan model pertama adalah DynaTAC. Ide yang dicetuskan oleh Cooper adalah sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah dibawa bepergian secara fleksibel. Cooper bersama timnya menghadapi tantangan bagaimana memasukkan semua material elektronik ke dalam alat yang berukuran kecil tersebut untuk pertama kalinya. Namun akhirnya sebuah telepon genggam pertama berhasil diselesaikan dengan total bobot seberat dua kilogram. Untuk memproduksinya, Motorola membutuhkan biaya setara dengan US$1 juta. “Pada tahun 1983, telepon genggam portabel berharga US$4 ribu (Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu (Rp90 juta).
            Setelah berhasil memproduksi telepon genggam, tantangan terbesar berikutnya adalah mengadaptasi infrastruktur untuk mendukung sistem komunikasi telepon genggam tersebut dengan menciptakan sistem jaringan yang hanya membutuhkan 3 MHz spektrum, setara dengan lima channel TV yang tersalur ke seluruh dunia. Tokoh lain yang diketahui sangat berjasa dalam dunia komunikasi selular adalah Amos Joel Jr yang lahir di Philadelphia, 12 Maret 1918, ia memang diakui dunia sebagai pakar dalam bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor (1940) dan master (1942) dalam teknik elektronik dari MIT. Tidak lama setelah studi, ia memulai kariernya selama 43 tahun (dari Juli 1940-Maret 1983) di Bell Telephone Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten Amerika di bidang telekomunikasi, khususnya di bidang switching. Amos E Joel Jr, membuat sistem penyambung (switching) ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak atau berpindah dari satu sel ke sel lain sehingga pembicaraan tidak terputus. Karena penemuan Amos Joel inilah penggunaan ponsel menjadi nyaman.

Perkembangan Hanphone dari Generasi 1 sampai Generasi 4
Generasi I
*Telepon genggam generasi 1G
Telepon genggam generasi pertama disebut juga 1G. 1-G merupakan telepon genggam pertama yang sebenarnya. Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon seluler pertama dan diperkenalkan kepada public pada 3 April 1973. Telepon seluler yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram. Penemuan inilah yang telah mengubah dunia selamanya. Teknologi yang digunakan 1-G masih bersifat analog dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz- 894 Mhz dan dioperasikan pada Band 800 Mhz. Karena bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional. Salah satu kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk dipegang oleh tangan. Ukuran yang besar ini dikarenakan keperluan tenaga dan performa baterai yang kurang baik. Selain itu generasi 1-G masih memiliki masalah dengan mobilitas pengguna. Pada saat melakukan panggilan, mobilitas pengguna terbatas pada jangkauan area telpon genggam.
Generasi II
*Telepon genggam tahun 1996
Generasi kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an. 2G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2G sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital. Penggunaan sinyal digital memperlengkapi telepon genggam dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS. Telepon seluler pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan karena penggunaan teknologi chip digital. Ukuran yang lebih kecil juga dikarenakan kebutuhan tenaga baterai yang lebih kecil. Keunggulan dari generasi 2G adalah ukuran dan berat yang lebih kecil serta sinyal radio yang lebih rendah, sehingga mengurangi efek radiasi yang membayakan pengguna.
Generasi III
*Ponsel 3-G
Generasi ini disebut juga 3G yang memungkinkan operator jaringan untuk memberi pengguna mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk internet sebaik video call berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000. Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relatif lebih tinggi, dan kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini. Tapi yang menarik pada generasi ini adalah mulai dimasukkannya sistem operasi pada ponsel sehingga membuat fitur ponsel semakin lengkap bahkan mendekati fungsi PC. Sistem operasi yang digunakan antara lain Symbian, Android dan Windows Mobile
Generasi IV
Generasi ini disebut juga Fourth Generation (4G). 4G merupakan sistem ponsel yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrastruktur yang mengintegrasikan teknologi nirkabel yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dan lain-lain. Sistem 4G berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja dan di mana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas untuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir, 4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti, video conferencing, online game, dan lain-lain.



Fungsi dan Fitur Dari Handphone
            Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (MP3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.

Cara kerja Handphone
            Didalam ponsel, terdapat sebuah pengeras suara, mikrofon, papan tombol, tampilan layar, dan powerful circuit board dengan mikroprosesor yang membuat setiap telepon seperti komputer mini. Ketika berhubungan dengan jaringan nirkabel, sekumpulan teknologi tersebut memungkinkan penggunanya untuk melakukan panggilan atau bertukar data dengan telepon lain atau dengan komputer. Jaringan nirkabel beroperasi dalam sebuah jaringan yang membagi kota atau wilayah kedalam sel-sel yang lebih kecil. Satu sel mencakup beberapa blok kota atau sampai 250 mil persegi. Setiap sel menggunakan sekumpulan frekuensi radio atau saluran-saluran untuk memberikan layanan di area spesifik. Kekuatan radio ini harus dikontrol untuk membatasi jangkauan sinyal geografis. Oleh Karena itu, frekuensi yang sama dapat digunakan kembali di sel terdekat. Maka banyak orang dapat melakukan percakapan secara simultan dalam sel yang berbeda di seluruh kota atau wilayah, meskipun mereka berada dalam satu saluran.
            Dalam setiap sel, terdapat stasiun dasar yang berisi antena nirkabel dan perlengkapan radio lain. Antena nirkabel dalam setiap sel akan menghbungkan penelepon ke jaringan telepon lokal, internet, ataupun jaringan nirkabel lain. Antena nirkabel mentransimiskan sinyal. Ketika ponsel dinyalakan, telepon akan mencari sinyal untuk mengkonfirmasi bahwa layanan telah tersedia. Kemudian telepon akan mentransmisikan nomor identifikasi tertentu, sehingga jaringan dapat melakukan verifikasi informasi konsumen- seperti penyedia layanan nirkabel, dan nomor telepon. Panggilan dari telepon genggam ke telepon rumah. Ketika melakukan panggilan dari ponsel ke telepon rumah biasa, panggilan tersebut akan berjalan-jalan di melalui antena nirkabel terdekat dan akan diubah oleh penghantar nirkabel' ke sistem telepon landline tradisional. Panggilan tersebut kemudian akan langsung diarahkan ke jaringan telepon tradisional dan ke orang yang menjadi tujuan panggilan.
Panggilan dari Ponsel ke Ponsel. Ketika melakukan panggilan dari ini, panggilan akan dirutekan melalui jaringan landline kepada pengantar nirkabel penerima atau akan dirutekan dalam jaringan nirkabel' ke tempat sel terdekat dengan orang yang menjadi tujuan panggilan. Pada saat berbicara di ponsel, maka telepon genggam akan menangkap suara dan mengubah suara menjadi energi frekuensi radio (gelombang radio). gelombang radio akan berjalan melalui udara hingga menemukan penerima di stasiun dasar terdekat. Stasiun dasar kemudian akan mengirimkan panggilan tersebut melalui jaringan nirkabel hingga sampai pada orang yang menjadi tujuan telepon. Panggilan jarak jauh. Ketika melakukan panggilan terhadap seseorang yang berada sangat jauh, panggilan akan dirutekan pada pusat pertukaran jarah jauh, yang menyambungkan panggilan antar negara atau seluruh dunia melaui kabel fiber optic.

Fenomena Handphone Saat Ini
            Hadirnya teknologi komunikasi berupa telepon seluler atau Handphone (HP) yang semakin pesat dan maju tidak dapat kita hindari. Tidak ada khalayak yang secara tegas menolak hadirnya teknologi yang dipuja oleh berbagai kalangan tersebut. Berbagai upaya dan cara yang kita lakukan untuk menolak hadirnya teknologi komunikasi tersebut malah justru akan semakin membuat kita pusing. Secara tidak langsung memang teknologi komunikasi membawa berbagai keuntungan bagi mereka penggunanya. Namun dibalik keuntungan yang menggiurkan tersebut ternyata terselip banyak kerugian yang menyebabkan dampak buruk bagi psikologis dan kesehatan penggunaan teknologi komunikasi itu sendiri.
            Perkembangan jenis HP semakin hari semakin meningkat. Mulai dari fasilitas yang disediakan sampai bentuknya. Perkembangan pesat dalam dunia sistem komunikasi kita tentunya akan mengubah pola komunikasi yang terjadi di masyarakat selama ini.  Komunikasi seluler hanyalah salah satu dari sekian banyak layanan yang dimungkinkan karena adanya pengintregasian komunikasi dengan komputer.  Teknologi seluler, yang tergantung pada banyak stasiun pemancar dan penerima berkekuatan rendah dengan daerah-daerah layanannya yang tumpang tindih atau disebut sel-sel, membuka pasar telepon mobil yang secara signifikan menurunkan jumlah gelombang radio yang dibutuhkan untuk komunikasi tanpa kabel.
Pandangan tersebut semakin mematahkan anggapan bahwa teknologi komunikasi tidak begitu penting dan oleh karenanya kehadirannya tidak perlu dinantikan. Sebaliknya teknologi komunikasi sangat penting dan dinantikan kehadirannya setiap saat dan setiap waktu. Kepintaran, kecanggihan dan fasilitas yang dimiliki oleh teknologi komunikasi menjadi tolok ukur seberapa besar fungsi dan  kebutuhan dari teknologi komunikasi itu bagi penggunanya tanpa memikirkan dampak yang akan timbul dari pemakaian teknologi tersebut. Secara nyata jelas terlihat bahwa teknologi komunikasi memberikan keuntungan yang sangat besar bagi penggunanya terutama dalam hal berkomunikasi (komunikasi tidak lagi rumit seperti dulu).  Kebebasan untuk mengirim dan menerima panggilan telepon dari mobil, restoran, sudut jalan, atau bahkan ketika mendaki gunung, dalam waktu singkat dipandang sebagai kebutuhan mendasar dan dapat menghemat waktu yang memang besar artinya bagi para pedagang dan orang-orang yang merasa perlu untuk bisa dihubungi sewaktu-waktu. Telepon seluler menambah rasa nyaman dan aman.
Jika sudah begitu berbagai kekurangan yang kasat mata menjadi semakin kabur dan tidak dipercaya oleh beberapa kalangan. Namun, mau tidak mau para pengguna telepon seluler atau pengguna teknologi komunikasi harus membuka mata lebar-lebar karena ternyata ada beberapa catatan tentang kerugian dalam sistem komunikasi terutama kaitannya dengan penggunaan Hand phone (HP)/telepon seluler yang memerlukan perhatian ekstra. Meski begitu masih sedikit sekali orang yang menyadari kerugian atau dampak negatif dari Handphone/ telepon seluler dan mau berusaha untuk perlahan menanamkan cara atau kiat mengurangi dampak yang dihasilkan dari penggunaan telepon seluler atau Handphone (HP).

Manfaat Handphone Dalam Kehidupan
Sisi positif handphone secara umum:
·       Hubungan antar manusia
Dampak positif  handphone pertama adalah penggunaan handphone meningkatkan konektivitas, baik jarak dekat mampu jarak jauh, dan mengurangi jumlah waktu di mana kita tidak bisa berkomunikasi dengan orang lain. Mendekatkan jarak yang awalnya jauh menjadi lingkup yang lebih kecil sehingga akan berpengaruh pada proses  mengirim pesannya (relative lebih singkat). Menurut Kate Fox dan Pusat Penelitian Masalah Sosial, handphone memfasilitsasi “terapi gossip” dan bertindak sebagai “garis hidup sosial” di dunia modern yang sibuk saat ini. Kita perlu hadir secara fisik dengan seseorang di era pra-handphone, hari ini kita dapat berbicara dengan seseorang di mana saja, sambil berjalan-jalan atau duduk di kafe.
·       Dunia kerja dan bisnis
Selain mempengaruhi komunikasi pribadi kita dampak positif handphone juga telah mempengaruhi cara kita melakukan bisnis. Sebuah studi di tahun 2007 oleh Australia National University melaporkan bahwa hamper setengah dari subjek yang diwawancarai mengatakan tidak atau sulit untuk melakukan pekerjaan mereka tanpa handphone.  Studi mengenai dampak positif handphone mereka untuk tujuan  bisnis saat melakukan liburan, mengaburkam batas antara kehidupan kerja dengan kehidupan pribadi. Temuan lain adalah setengah responden melaporkan melaporkan melaporkan bahwa memiliki handphone meningkatkan beban kerja mereka, tetapi lebih dari setengah mengatakan bahwa handphone telah meningkatkan produktivitas mereka.
·       Dampak demografis
Dampak positif handphone memiliki pengaruh yang berbeda pada demografis yang berbeda. Warga di setiap daerah yang berbeda, terutama mereka yang memiliki masalah mobilitas, bisa mengurangi rasa terisolasi dengan menggunakan handphone dan tidak bergantung pada kunjungan dari orang lain unutk tetap berhubungan dengan dunia luar. Dampak positif handphone bagi anak-anak dan remaja adalah memungkinkan mereka untuk mengembangkan kemandirian mereka. Penelitian tahun 2007 oleh Australia Nasional University mengungkapkan bahwa 30% orang tua akan membiarkan anak mereka tetap berada di luar jika mereka memegang handphone agar tetap dihubungi.
·       Jenis komunikasi
Dampak positif melalui jenis komunikasi handphone adalah memungkinkan seseorang untuk berkomunikasi dalam berbagai cara, termasuk panggilan, pesan teks, IM (Instant Messaging), dan email. Berkomunikasi melalu teks memungkinkan seseorang untuk melakukan percakapan dengan orang lain yang mungkin tidak tepat untuk dilakukan di depan umum atau di acara tertentu, seperti dalam sebuah acara rapat. Dengan terciptanya smartphone, pengguna sekarang dapat mengakses akun jejaring sosial mereka melalui handphone mereka, meningkatkan jumlah  metode di mana seseorang dapat berkomunikasi.
·       Segi Komunikasi
Kalau jaman dahulu manusia biasa berkomunikasi lewat batin atau kelebihan yang dikarunia oleh Allah kepada orang yang dikehendaki. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan manusia memilih berkomunikasi lewat tulisan yang dikirimkan lewat pos dan di era milinium ini, manusia pun memilih berkomunikasi lewat Handphone karena cara ini dinilai lebih praktis daripada alat-alat komunikasi yang ada sebelumnya. Dengan adanya Handphone komunikasi semakin lancar. Kita bisa tepat berkomunikasi tanpa harus memperhitungkan jarak dan tempat kita tinggal. Kita bisa berkomunikasi tanpa terikat tempat karena kalau kita berkomunikasi lewat HP kita lebih praktis dan efisien baik dari segi pemakaian atau pun dari segi cara kita membawa alat komunikasi tersebut.
·       Segi Sosial
Kita bisa memperbanyak teman lewat Handphone dengan cepat dan mudah. Kita bisa berbagi kabar dengan teman dan kerabat kita yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri tanpa harus menunggu waktu terlalu lama. Dengan adanya HP, Kita tidak perlu lama-lama mengirimkan, kalau ada yang cepat buat apa kita memilih cara yang lama untuk berbagi. Dengan adanya HP, kita tidak perlu menggunakan jasa pos yang dinilai sangat lamban mengirimkan kabar daripada HP.

·       Segi Pendidikan
Bagi kita yang kebetulan berada dalam ruang lingkup pendidikan, kita tak perlu pusing untuk menambah ilmu pengetahuan. Dengan HP, kita bisa menambah ilmu pengetahuan dengan mudah tanpa harus menemui guru pembimbing. Caranya sangat mudah, kita tekan tombol-tombol tertentu yang ada di HP Kita maka dengan mudah HP tersebut akan menghubungi nomer yang dituju. Kita bisa berbicara dengan dosen atau guru tentang masalah pendidikan. Masalah politik. Masalah keluarga atau pun berbagai masalah yang kita inginkan. Tak hanya itu, kita bisa mengakses berbagai ilmu pengetahuan lewat fitur GPRS yang berada di HP. Kita bisa bertukar gambar dengan teman kita melalui fitur MMS dan kita pun bisa saling bertukar lagu dengan teman melalui fitur Bluetooth dengan catatan HP yang kita punya menyediakan fitur tersebut.
·       Handphone berperan sebagai Fashion Statement
      
Yang dimaksud dengan ponsel sebagai fashion statement adalah kegunaan lain dari ponsel sendiri sebagai alat komunikasi namun juga sebagai bentuk dari representasi status sosial dan gaya hidup dari pemiliknya. Contohnya, ponsel Vertu yang berhias batu permata dengan harga selangit, namun memiliki fitur yang terbatas.Fashion statement muncul sebagai akibat dari kebutuhan sebagian orang yang merasa bahwa ponsel harus juga dapat merepresentasikan diri dari pemiliknya. Dengan begitu, si pemilik dapat menunjukkan kepada khalayak umum gambaran mengenai diri mereka, status sosial, serta status ekonomi menilik harga dari ponsel fashion tersebut.

·       Kepraktisan dari Handphone
Ponsel memiliki banyak fitur untuk mempermudah manusia dalam berkomunikasi satu sama lainnya, juga memiliki fitur-fitur pemenuh kebutuhan hingga bisa disebut dengan alat teknologi yang ”Powerful”. Hal ini membuat masyarakat atau pengguna ponsel memiliki ketergantungan sebagai akibat dari pemenuhan kebutuhan yang terealisasikan dalam sebuah ponsel. Contohnya, pengguna ponsel dapat melakukan transaksi pembayaran atau pembelian menggunakan fasilitas e-commers yang ada dalam sebuah ponsel, pengguna juga dimudahkan dalam hal penggunaan internet yang sekarang ini sudah menjadi salah satu fitur wajib yang ada dalam sebuah ponsel. Selain itu handphone bisa menyimpan suatu data dan mudah dibawa kemana-mana, ini tentu sangat berguna. Manfaat handphone bagi kita berdasarkan hal kepraktisan ini misalnya MP3 atau WEB Fitur ini bisa menghibur kita yang mungkin penat saat belajar. Dengan demikian otak  akan kembali segar dan mampu menampung materi pelajaran dengan baik. Saat ini telah banyak diproduksi handphone berfitur internet. Hal ini cukup memudahkan kita untuk mencari referensi sumber untuk pengetahuan kita cukup mempengaruhi prestasi belajar kita. Sama seperti internet, game tidak akan merugikan bila digunakan sesuai aturan dan memiliki batasan.
·       Menciptakan efektifitas komunikasi tanpa batas ruang dan waktu

Kemudahan dalam penggunaan telepon seluler atau handphone kini menjadikan tidak mengenal batas ruang dan waktu. Kemampuan handphone dalam menjangkau seluruh lingkup kehidupan kita membuat kita seakan-seakan tak mengenal batasan dalam berkkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Tak ada satupun yang bisa melarang kita untuk berkomunikasi dengan siapa, kapan, dan berapa lama karena hal tersebut sudah menjadi hak mutlak dari sisi keunggulan adanya teknologi telepon seluler atau handphone.

·       Manfaat handphone dalam lingkup sekolah:
1. Melakukan komunikasi dengan orang tua.
Peran ini memang vital terutama bagi siswa yang relatif jauh rumahnya dari sekolah dan ada kendala transportasi. Untuk itu peranan HP sangat penting sekali untuk memastikan kapan dan kapan jemputan diperlukan.
2. Mengikuti trend dan bahasa gaul.
Kebutuhan komunikasi tidak terlalu penting sebenarnya. Justru mereka tidak tahu untuk apa HP kecuali untuk mengekor teman-temannya. Penganut madzhab ini biasanya menggunakan HP untuk ber-sms-ria sesama kawannya. Dan dengan memiliki piranti ini mereka merasa derajatnya naik. Jadi ada bahasa simbol bagi kelompok ini. HP menjadi simbol pergaulan siswa.
3. Mencari informasi iptek lewat internet
Hal ini dimungkinkan dengan penemuan seri HP canggih generasi 3G yang memberikan kesempatan penggunanya untuk browsing internet lewat HP. Namun alasan ke tiga ini sangat sedikit yang mengikuti karena selain membutuhkan piranti yang harganya mahal, biaya pemakaiannya pun tidak murah.

Kerugian Handphone dalam Kehidupan
Sisi negative yang tercipta karena adanya Handphone / telepon genggam adalah sebagai berikut:
·       Minat baca masyarakat semakin lenyap
Komunikasi HP telah menurunkan minat baca masyarakat. Menurut data majalah Komputer Aktif (no. 50/26 Maret 2003) berdasarkan survei Siemens Mobile Lifestyle III menyebutkan bahwa 60 persen remaja usia 15-19 tahun dan pascaremaja lebih senang mengirim dan membaca SMS daripada membaca buku, majalah atau koran. Dalam hal ini komunikasi melalui HP seperti pengiriman SMS ternyata berdampak buruk untuk menurunkan minat baca masyarakat. Ini bisa dikatakan pula bahwa budaya baca yang sudah terancam dengan budaya dengar dan lihat diancam lagi oleh budaya mengirim SMS. SMS dalam hal ini lebih berfungsi sebagai hiburan saja. Bahkan menurut data Kompas (4 April 2003) yang melakukan street polling yang dilakukan pada 100 remaja SMU di Jakarta, Bogor, Bandung, dan Semarang menunjukkan bahwa 51 persen mereka mengirim SMS 11-20 kali, 35 persen 2-10 kali dan 14 persen lebih dari 20 kali sehari. Meskipun data ini tidak bisa digunakan untuk rujukan penelitian, tetapi fenomena itu jelas menjadi salah satu potret dampak perkembangan komunikasi melalui HP. Bahkan, sebesar 73 persen mereka mengeluarkan biaya untuk membeli voucher perbulannya seitar 100-200 ribu, 9 persen antara 201-300 ribu dan 8 persen lebih dari 300 ribu perbulan. Ini artinya bahwa di samping menurunkan minat baca, HP juga mengarahkan masyarakat untuk hidup konsumtif. Bahkan menurut data dari penelitian “Survei Siemens Mobile Phone” 58 persen orang ndonesia lebih memilih mengirim SMS daripada membaca buku.


·       Meningkatkan modus kejahatan
Dari segi kajahatan, dampak nyata yang negatif dan banyak terjadi atas penggunaan Handphone/ telepon seluler adalah bahwa ternyata komunikasi dengan HP dapat memunculkan praktik bisnis illegal dan ironisnya HP juga dijadikan ajang penipuan untuk mengeruk keuntungan dengan dalih menang dalam suatu undian di dunia maya. Banyak kasus penipuan mengenai undian berhadiah yang dilayangkan melalui SMS serta praktik bisnis illegal yang tujuannya mengeruk keuntungan dari si korban dengan cara mentransfer sejumlah uang ke rekening pelaku. Tidak berhenti di situ saja. Penyalahgunaan fasilitas dari HP juga membawa dampak buruk bagi kaum remaja Indonesia. Melalui Handphone aksi pornografi semakin merajai benak kaum remaja Indonesia. Merekam aksi porno, mengambil atau dengan sengaja memotret gambar porno untuk kemudian disebarkan ke HP lain adalah fenomena yang marak terjadi di kalangan remaja bahkan anak-anak.
·       Menciptakan manusia dengan mental pemalas
Secara psikologis kerugian yang diakibatkan dari penggunaan telepon seluler atau HP adalah manusia menjadi malas untuk bersosialisasi dengan teman dan lingkungan sekitar. Dengan fasilitas yang dimiliki oleh HP, maka di zaman yang serba canggih dan modern ini segalanya bisa dilakukan dengan duduk di tempat tanpa perlu beranjak dari tempat duduk dan meninggalkan aktivitas seseorang. Mulai dari mengisi pulsa, transfer uang, memesan tiket, belanja, hingga memesan makanan dapat dilakukan tanpa beranjak dari tempat sedikitpun. Asyik memang, tapi dimana rasa sosial dan peduli kita terhadap orang lain?. Secara global dapat dikatakan “jika bisa di rumah atau di kantor tanpa harus mengelurkan tenaga kenapa harus capek menyetir ke restoran untuk mengisi perut dengan sepiring nasi?”. Hal inilah yang membuat manusia makin malas dan enggan untuk bersosialisasi. Padahal sebagai mahluk sosial bukankah kita harus bersosialisasi dengan sesama?. Hal itu agaknya tidak berlaku bagi kaum pemakai teknologi komunikasi seluler.
·       Efek radiasi bagi kesehatan
Selain berbagai kontroversi seputar dampak negatif penggunaannya, penggunaan handphone juga berakibat buruk bagi kesehatan dan perkembangan tubuh. Aktifitas bermain dan berolahraga yang menjadi keharusan setiap orang dalam menjaga keseimbangan tubuhnya agar selalu sehat tergantikan dengan aktifitas duduk dan tersenyum-senyum yang mungkin bisa berlangsung selama berjam-jam. Keadaan ini jelas akan memberikan pengaruh buruk bagi tubuh. Kenyataan ini memicu kekhawatiran akan dampak jangka panjang radiasi akibat penggunaan telepon genggam terhadap kesehatan. Dugaan dampak radiasi telepon genggam terhadap kesehatan ini dimunculkan banyak peneliti dari sejumlah negara. Penelitian yang luas dilakukan menyebutkan, penyakit yang diduga berkaitan dengan penggunaan telepon genggam antara lain kanker, terutama kanker otak, serta penyakit yang berhubungan dengan saraf, tumor mata, hingga alzheimer.  Penelitian di Amerika membuktikan bahwa kaum pria yang membawa HP di saku celana dapat menurunkan 70 persen produktivits sperma dan lebih parah lagi sperma yang dihasilkan tidak akan dapat membuahi sama sekali alias mandul karena telah rusak akibat radiasi yang dipancarkan oleh HP yang ditaruh di saku celana, (www.kompas.com). HP mengubah suara menjadi gelombang elektromagnetik seperti halnya radio. Kuatnya pancaran gelombang dan letak HP yang menempel di kepala akan mengubah sel-sel otak hingga berkembang abnormal dan potensial menjadi sel kanker. Jadi, efek radiasi HP sedemikian berbahaya jika sering digunakan. Sebuah penelitian di Finlandia membuktkan bahwa radiasi elektromagnetik serupa ponsel selama satu jam dapat mempengaruhi produksi sel, (Kompas,23 Oktober 2002 dalam Nurudin, Sistem Komunikasi Indonesia, 197, 2005).
·       Pemborosan yang sia-sia
Dengan penggunaan Handphone yang berlebihan dan tidak seperlunya, maka pengeluaran jelas akan bertambah. Dengan kondisi perekonomian yang cukup pas-pasan terutama bagi mahasiswa, kadang kala kita harus mengeluarkan anggaran ekstra. Bila sebelumnya orang tua cukup memberi uang jajan dan transport, namun setelah memiliki HP harus menambah uang beli pulsa. Bahkan fenomena yang saat ini terjadi dalam lingkup mahasiswa kebutuhan untuk membeli buku atau keperluan belajar lainnya bisa kalah dengan kebutuhan membeli pulsa.
·       Penggunaan Handphone tidak disesuaikan dengan situasi
Studi lainnya adalah kaitan antara penggunaan telepon genggam dan peningkatan kasus kecelakaan bermotor. Penggunaan telepon genggam saat menyetir dapat mengganggu konsentrasi yang mengakibatkan mudahnya terjadi kecelakaan yang merenggut jiwa. Penelitian itu kemudian didukung dengan pelarangan penggunaan telepon genggam di jalan raya. Di Indonesia, pelarangan juga sudah diberlakukan meskipun pada kenyataannya tanpa pengawasan yang ketat.
·       Menurunnya daya konsentrasi belajar
Perhatikan saja saat ini banyak penggunaan HP dengan tujuan yang tidak jelas. Mereka akan lebih suka membicarakan isi SMS atau tipe HP yang tengah ngetrend daripada memperbincangkan pelajaran. Lebih parah lagi masyarakat khususnya mahasiswa dan pelajar  kini lebih menyibukkan dirinya untuk lebih sering mempelototi layar handphonenya dibandingkan untuk memperhatikan dosen/pengajar yang sedang memberikan penjelasan.
·       Meningkatnya gambar porno dan kata-kata jorok lewat HP
Ini adalah akibat yang paling serius dari pemilikan HP yang tak memiliki tujuan yang jelas. Dengan keisengan khasnya, mereka menggunakan HP untuk saling bertukar gambar porno dan bercanda lewat sms dengan kata-kata yang menjurus porno pula. Bahkan yang paling mengerikan, mereka membuat gambar porno dengan model atau pemeran mereka sendiri seperti telah terjadi kasus Ariel dan Luna Maya.

Saran Terhadap Pencegahan dari Kerugian Penggunaan Handphone atau Telepon Genggam
*Radiasi yang ditransmisikan telepon genggam bukan radiasi sinar-X, tetapi radiasi microwave. Sebagian ilmuwan khawatir akibat radiasi itu bisa menghancurkan sel-sel otak karena telepon dipakai dekat ke kepala. Dari studi oleh Pusat Studi Pendidikan Universitas Sheffield Hallam, Inggris, ditemukan 90 persen anak di bawah usia 16 tahun memiliki telepon genggam pribadi dan satu dari 10 menghabiskan waktu lebih dari 45 menit memakainya. Penggunaan SMS di kalangan anak-anak juga tinggi. Dalam situasi tak pasti disarankan setiap orang berupaya meminimalkan terpaan radiasi dari telepon genggam. Penggunaan telepon genggam sebisa mungkin jangan sampai membuat ketergantungan yang berlebihan karena bisa memicu stres yang suatu saat juga bisa juga memicu kanker. Disarankan penggunaan hands free saat bercakap-cakap guna meminimalkan radiasi ke otak.
*Menghadapi modus kejahatan berupa penipuan, penyebaran berita palsu, fitnah maupun pesan berantai, kuncinya terletak pada pemilik telepon selular itu sendiri untuk tidak begitu saja mempercayai informasi yang diterima, apalagi pesan tersebut berasal dari orang-orang yang tidak dikenal. Anggap saja hal itu sama dengan spamming yang dalam dunia internet diistilahkan sebagai email sampah. Dengan mempercayainya begitusaja, ini akan dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk menipu maupun menyebarkanisu-isu menyesatkan.
*Dalam menghadapi gempuran pornografi yang lebih mudah diakses lewat telepon selular, ini merupakan tantangan bagi semua pihak. Jika ingin ”memberangus” pornografi, sesungguhnya harus dilakukan secara menyeluruh karena menghilangkan persoalan tersebut menyangkut peradaban yang lebih luas. Namun paling tidak, itu bisadilakukan tidak memproduksi atau menyebarkannya lebih jauh.
*Meski belum ada laporan kerugian berarti yang diakibatkan mobile banking dan keamanan dilakukan dalam dua tahap, pertama, pesan transaksi dikirim lewat SMS keserver milik operator, dan kedua, pesan ini dikirim ke bank penyelenggara mobile banking, kasus yang terjadi pada internet banking perlu diwaspadai. Peluang pencurian data dari nasabah itu sendiri, data di server operator maupun pihak bank, tetap terbuka.
*Mengenai perampasan telepon selular, secara teknologi, angka kejahatan ini bisa ditekan. Kepolisian Belanda mencegahnya dengan bom pesan. Bom ini bekerja dengan membanjiri telepon selular yang dicuri dengan SMS yang berisi kata-kata bahwatelepon selular tersebut telah dicuri sehingga yang membeli atau menjualnya dianggap melakukan perbuatan kriminal. Dengan cara ini, dalam waktu enam bulan, kejahatan perampasan telepon selular bias ditekan hingga hampir separonya.Di Inggris, pemerintah turun tangan dengan memanggil mereka yang terkaitb industri telepon selular untuk berkolaborasi menangani kejahatan ini. Kesepakatannya,telepon selular yang dicuri langsung diblok berdasar nomor IMEI (International MobileEquipment Identify), nomor serial yang bersifat unik untuk tiap telepon selular.Selain itu, sebuah perusahaan, Magic4, menawarkan software Phoneguard yangmampu membuat telepon selular lumpuh jika dicuri ataupun melacak keberadaannya.

*Dalam kasus Indonesia, selain kepolisian, pihak operator tampaknya harus lebih proaktif berkolaborasi menekan kejahatan ini. Dari berbagai keluhan masyarakat, beberapa operator telepon selular lepas tangan ketika diminta bantuannya memblok telepon selular yang dicuri atau hilang, terutama untuk pelanggan prabayar. Padahal seharusnya, apalagi prabayar yang mensubsidi pascabayar, keduanya mendapat pelayananyang sama dan tidak ada alasan untuk tidak bisa mengebloknya. Walaupun di masa depan akan memasyarakat telepon selular dengan GPS (global positioning system), yang memungkinkan telepon selular hilang bisa dideteksi keberadaannya hingga sudut bumimanapun, serta tentunya pengembangan tingkat keamanan yang lebih maju, pengguna telepon selular hendaknya juga proaktif menjaga telepon selular seperti menjaga barang berharga lainnya. Baiknya, hindari penggunaan telepon selular di tempat-tempatkeramaian dan rawan kejahatan seperti di terminal, stasiun maupun perempatan jalan,sembunyikan ketika tidak digunakan, kunci selalu dengan kode PIN (personalidentification number) serta matikan nada dering. Dengan begitu, minimal, kesempatan orang lain untuk berbuat kejahatan tidak ada. Seperti sering diingatkan para pakar kriminalitas, salah satu factor terjadinya kejahatan adalah adanya kesempatan berbuat jahat.
*Namun dampak negatif yang ditimbulkan teknologi handphone terhadap kesehatan dapat kita hindarkan dengan menggunakan handsfree agar radiasi yang di pancarkan oleh handphone tidak langsung memancar ke otak. Selain Handphone, computer yang sangat banyak manfaatnya bagi masyarakat saat ini pun mempunyai dampak negatif seperti kerap kali mengalami gangguan seperti badan terasa pegal, kurang fresh, gangguan penglihatan dan pergerakan otot yang kaku menyebabkan efek negatif bagi kesehatan tubuh kita. Ini adalah dampak negatif akibat terlalu lama di depan komputer. Apalagi bagi para praktisi bisnis yang dalam kesehariannya dituntut untuk senantiasa berhadapan dengan teknologi, khusunya mereka yang berkecimpung dalam bisnis online. Dampak negatif yang ditimbulkan oleh teknologi komputer juga ada dampak negatif terhadap psikologi maupun kesehatan.



Kesimpulan

Jadi, alat komunikasi seperti ini dapat menimbulkan hal-hal yang negatif dan positif. tapi yang sering terjadi dalam kehidupan sehara-hari adalah kebanyakan pengguna telepon seluler atau handphone menyalah gunakan sehingga memberikan dampak negatif bagi pengguna,karena kurangnya kesadaran pada diri pengguna itu sendiri. Oleh karena itu, kita sebagai generasi penerus bangsa harus berhati-hati jangan sampai hal-hal yang kurang baik dalam menggunakan handphone diterapkan atau di jadikan suatu kebiasaan didalam bermasyarakat da bernegara,akan tetapi marilah kita mengajak atau kita terapkan kebiasaan menggunakan handphone dengan baik dan efektif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar